Rabu, 07 Agustus 2013

Joke Malam 'Survival'


"Hey lagi apa?"
Aku kaget ketika dipanggil oleh Tofa, salah satu sahabat terdekatku.
"Lagi liat cerpen di FBnya *******. Masak membuat cerpen sadis banget. Dasar psikopat. Aku mau delete dia dari friend aja. Masak dia nge-chat aku hidupmu suram."
"Iya delete aja, ibuku aja di- wall ama dia. MATI KAU! Lak yo kurang ajar seh?", Kata Tofa
"Oke", Kataku.

Kuarahkan kursor ke tulisan hapus teman, kuklik dan muncul tulisan anda yakin? tanpa ragu kuklik tulisan iya. Setelah itu muncul tulisan lagi yang aneh banget:
HATI - HATI TERHADAP TEMAN DEKAT ANDA
"Liat ini Tof, udah di delete masih aja aneh - aneh.", Kataku.
"Ah gausah dipikir, ayo basketan!", Ajak Tofa" Ayo", balasku.

Sampai di lapangan, ada Aldi, Abdul , Bagus, dan Dewa, mereka semua adalah teman dekatku. Aku mengajak mereka main basket 3-3. Aku setim dengan Dewa, dan Bagus. Sisanya lawanku. Permainan berjalan seru, aku dan Aldi berposisi sebagai center. Suatu ketika Abdul nge-shoot terlalu keras dan mengenai papan ring, papan ring itu patah dan melayang jatuh ke arahku. Tiba - tiba Aldi mendorongku menjauh, tapi akibatnya sangat fatal. Dia tertimpa papan ring dan kepalanya langsung pecah. Darah mengucur di sekitarnya dan serpihan otak serta bagian kepalanya berserakan. Lapangan tiba - tiba menjadi sepi, orang - orang menghilang dan hanya kami ber-5 bersama mayat teman kami yang hancur tak berbentuk.

Kejadian aneh berlanjut, dari semak - semak  di pinggir lapangan muncul sekawanan singa afrika yang lapar. Kami segera berlari menyelamatkan diri, mencari pohon untuk dinaiki. Terlihat ada 4 pohon, kami langsung memanjat. Tapi sayang Abdul tidak kebagian pohon dan langsung saja, dia dicabik - cabik dan dimangsa oleh singa - singa haus darah. Aku bisa melihat bagaimana dia menjerit dan isi perutnya yang terbuai. Mulai Usus, lambung, dan semuanya terburai keluar. Sejenak aku ingin muntah tapi untunglah para singa itu pergi. Dan aku bisa melihat mayat temanku diseret seperti budak oleh singa - singa itu

Kami turun dan kebingungan. Dua teman kami mati tiba - tiba. Tiba - tiba kami mendengar suara gergaji mesin dan tiba - tiba saja, kepalanya Bagus sudah berada di kakiku dan bajuku terasa hangat. Ternyata kepala Bagus dipenggal oleh orang bertopeng yang membawa gergaji mesin, dan darahnya muncrat ke bajuku. Kami pun berlari tapi orang itu mengejar kami. Orang itu berlari sangat cepat, walaupun membawa gergaji mesin. Aku tak paham, kenapa ini bisa terjadi. Dari main basket kenapa menjadi ajang survival seperti ini. Aku bingung. Dewa tertinggal di belakang, dan langsung saja, dia menjadi tidak berkepala. Darah mengucur, tinggi. Sekitar 2 kaki ke udara. Dan tanah pun berubah menjadi kolam darah di sekitar mayatnya. Aku dan Tofa terus berlari, aku melihat ada gunting tanaman di tengah jalan. Apa - apaan ini batinku. Tofa berada di belakangku dan dia berlali sambil melihat ke belakang. Dia tidak memperhatikan ada gunting tanaman di depannya, dia terpeleset dan waw jadilah chococrunch. Ah karena dikejar situasi aneh aku jadi tidak bisa berpikir jernih. Kulihat sekali lagi dan jelas sekali, gunting tanaman itu menembus dadanya, tapi dia masih hidup. Orang bergergajo mesin itu pun datang, dan dia memotong kaki, tangan, paha, dada, perut dan kepala Tofa. Dia dimutilasi. Aku bisa melihat organ dalamnya, jantung, paru - paru, dan sekali lagi isi perut. Aku ingin muntah, aku tak kuat lagi berlari. Orang itu menghampiriku, membawa gergaji mesin berlumuran darah. Suaranya mengiris bagian tubuhku, merasakan tubuhku dikuliti. Aku pasrah menghadapi kematianku, kupejamkan mata, berharap mengurangi rasa sakit. Kemudian pipiku terasa disentuh oleh tangan yang lembut, dan aku mendengar suara "Bangun, ayo sholat Rio." Aku langsung bangun, aku ada di kamar. Dan ibuku disampingku membangunkanku. Ternyata semuanya cuman mimpi.

0 komentar:

Posting Komentar